Pepes Patin Tempoyak Khas Baturaja

pepes-patin-tempoyak-baturaja-1Masih menawarkan makanan berkonsep ikan, Pondok Santap Livie menyajikan Pepes Patin Tempoyak sebagai variasi kulinernya. Menu kreasi ini berbeda dengan penganan sejenisnya, terutama pengolahan yang menggunakan teknik kukus dan bakar. Puspita menjelaskan, untuk bahan bakunya terdiri dari ikan patin yang dikolaborasikan dengan tujuh jenis rempah pilihan. Selain itu, unsur tempoyak menjadi yang identitas dari menu spesial ini sengaja didatangkan dari wilayah Baturaja, Sumatera Selatan. “Kami memilih tempoyak Baturaja, karena rasanya yang khas dan banyak disukai konsumen. Sedangkan untuk pengolahan pepes ini, melalui tahapan pengukusan dan dilanjutkan dengan proses bakar. Adapun tujuan dari tahapan proses bakar, untuk menjaga kelezatan dan kesempurnaan reseapan rempah pembentuknya,” katanya. Puspita mengungkapkan, cita rasa dengan penganan ini lebih pada karakter asin, pedas, manis, ditambah aroma segar ala tempoyak. Sedangkan untuk harga, ditawarkan Rp 17 ribu per porsi. Sama dengan pindang baung, menu ini menawarkan tiga pilihan yakni pada bagian ekor, badan dan badan patin. Pada penyajiannya, secara teknis hanya membutuhkan waktu lima menit Kuliner dengan tonjolan tampilan warna kuning kemerahan ini, juga oleh para penikmatnya acapkali dijadikan alternatif tradisi nyeruit. Di mana, paduan sambal mentah dan aneka lalapan yang disertakan membuat konsumen berkeringat dan segar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s